Guru Mata Pelajaran TIK Di SMAN 1 Pananawangan Kabupaten Ciamis - Jawa Barat - INDONESIA

Sabtu, 08 Oktober 2011

Gemar Mengeluh, Tanda Tak Cinta


Cerita singkat ini nyata, terjadi pada saat awal bulan desember 2010. Sekitar pukul satu siang, saya melihat seorang siswa kelas X bermuka masam sembari sedikit menggerutu. Saat saya tanya kenapa, ia langsung curhat. “Kesal, Pak. Disuruh sama senior buat beli sesuatu untuk keperluan acara OSIS.” Saya menjawab, “Lho, barangkali itu bagian dari tugas mu di OSIS?” Dia kembali menjawab, “Ia sih, Pak. Tapi lagi males.”
Tiga hari kemudian, sekitar pukul 14.30, saya kembali melihat siswa tersebut. Saat itu tengah hujan deras. Badan dia kuyup. Tangannya memegang kantong plastik hitam. Wajahnya tidak muram seperti sebelumnya. Kini ia ceria. Saya bertanya, “Darimana?” Dia menjawab, “Udah beli mie ayam, Pak,” jawabnya ceria. “Tukang mie ayam kan jauh, apalagi hujan deras. Kok kamu ceria? Dua hari lalu disuruh ke toko depan sekolah saja kamu menggerutu,” tanya saya sedikit penasaran. “Ahh, Bapak. Biasa, Pak,” jawabnya tak jelas.

Ketika Hati Bicara

Ketika hati tak bicara,
Kau akan bersikukuh merasa benar, padahal keyakinan tengah memudar.
Kau meyakini baik-baik saja, padahal justru sebaliknya.
Kau yakini semuanya hingga membentak!, maka pecahlah tanpa retak.
Sekarang atau nanti, jadilah sama saja!

Lembaran Resah

Makhluk apa sebenarnya lembaran itu. Piawai sekali ia merubah wajah hati. Muram, duka, ceria, bahagia. mudah sekali ia cipta. Hhh… Lembaran itu, ada dan tiada, sama saja hadirkan resah!